METODOLOGI PENYUSUNAN KITAB HADIS DAN SIGNIFIKANSINYA BAGI FORMULASI FIKIH

Authors

  • Muhammad Halilullah (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • La Ode Ismail Ahmad (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

Keywords:

Manhaj Tadwin, kitab hadis, epistemologi, Fikih Islam, Metodologi Penyusunan Hadis

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis metodologi penyusunan kitab hadis (manhaj al-tadwīn) dan signifikansinya terhadap formulasi fikih Islam. Selama ini, studi hadis cenderung menitikberatkan pada aspek autentisitas sanad dan matan, sementara dimensi metodologis penyusunan kitab hadis relatif terabaikan. Padahal, setiap kitab hadis memiliki struktur dan sistematika tertentu yang mencerminkan pola pikir serta orientasi epistemologis para muhaddisīn. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) dan analisis tematik, penelitian ini menelusuri prinsip-prinsip metodologis yang digunakan para penyusun kitab hadis klasik seperti Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Sunan Abī Dāwūd, dan Musnad Aḥmad ibn Ḥanbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi penyusunan kitab hadis tidak sekadar bersifat teknis, tetapi merupakan bentuk ijtihad ilmiah yang berperan penting dalam pembentukan struktur penalaran hukum Islam. Sistem tematik, urutan bab (abwāb), serta seleksi sanad dan matan dalam kitab hadis berkontribusi langsung terhadap cara ulama memahami dan menafsirkan hukum. Dengan demikian, pemahaman terhadap metodologi penyusunan kitab hadis memiliki nilai epistemologis strategis dalam menjembatani relasi antara ilmu hadis dan fikih, serta memberikan model metodologis yang relevan bagi pengembangan studi hukum Islam di era kontemporer.

References

Ab Razak, Mohd Solleh, and Roshimah Shamsudin. “Tertib Manhaj Penyelesaian Mukhtalif Al-Ḥadīth Menurut Al-Marbawi Dalam Baḥr Al-Mādhī.” Islāmiyyāt: International Journal of Islamic Studies 45, no. 1 (2023).

Al-Baghdādī, Al-Khaṭīb. Al-Kifāyah Fī ʿIlm Al-Riwāyah. Madinah Al Munawwarah: Maktabah Al ’Ilmiyah, n.d.

Al-Sibā‘ī, Mustafa. Al-Sunnah Wa Makānatuhā Fī Al-Tashrīʿ Al-Islāmī. Beirut: Dar Al Ihyaa Al Kutub Al Arabiyah, 1431.

al-ʿAsqalānī, Ibn Ḥajar. Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari. Mesir: Maktabah Salafiyah, 1490.

Al-ʿAynī, Badr al-Dīn. ʿUmdat Al-Qārī Sharḥ Ṣaḥīḥ Al-Bukhārī. Beirut: Dar Al Fikr, 1431.

Bukhari, Imam Abu Abdilahha Muhammad Al. Shahih Bukhari. 5th ed. Damaskus: Dar Al Yamamah, 1993.

Maulana, M Nida, Rizki Purnomo Aji, Shela Amelia, and Sismaloa Iflatunnisa. “Metodologi Penyusunan Dan Sistematika Abu Dawud Dalam Kitab Sunan Abi Dawud,” 2024, 1–9.

Rozi, Fahrur. “Pemikiran Mazhab Fiqh Imam Syafi’i.” HAKAM: Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam 5, no. 2 (2021).

Salah, Ibn. Ulūm Al-Ḥadīth (Muqaddimah Ibn Al-Ṣalāḥ). Suriah: Dar Al Fikr, 1987.

Zayd, Abu. “Hadith: Muhammad’s Legacy in the Medieval and Modern World, 2nd Ed.” American Journal of Islamic Social Sciences 36, no. 2 (2019): 64–73. https://doi.org/10.35632/ajiss.v36i2.575.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Halilullah, M., & Ahmad, L. O. I. (2025). METODOLOGI PENYUSUNAN KITAB HADIS DAN SIGNIFIKANSINYA BAGI FORMULASI FIKIH. Jurnal Mabbicara Hadis, 1(3), 422–428. Retrieved from https://jurnal.saorajahadisinstitute.or.id/index.php/jmh/article/view/57

Section & Issue