STUDI HADIS DALAM PERSPEKTIF ORIENTALIS (MENELUSURI KONEKSITAS TEORI HARALD MOTZKI DAN NABIA ABBOTT)
Keywords:
studi hadis, orientalis, koneksitas teori, kritik hadisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menelusuri koneksitas teori kritik hadis yang dikembangkan oleh dua tokoh orientalis, Harald Motzki dan Nabia Abbott. Keduanya memiliki kontribusi penting dalam studi hadis meskipun dengan pendekatan dan karakteristik yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis karya-karya primer maupun sekunder yang relevan. Harald Motzki menekankan pada pendekatan dating dan metode isnād-cum-matn analysis yang memungkinkan penelusuran keotentikan hadis melalui korelasi antara sanad dan matan. Sementara itu, Nabia Abbott menekankan pentingnya bukti historis berupa manuskrip hadis sejak masa sahabat, serta mengajukan konsep explosive isnād dan isnād family sebagai sanggahan terhadap teori skeptis Joseph Schacht. Hasil penelitian menunjukkan adanya koneksitas pemikiran antara keduanya dalam upaya menolak pandangan skeptis orientalis terdahulu dan menegaskan kemungkinan autentisitas hadis sejak masa awal Islam. Temuan ini memperlihatkan bahwa meskipun menggunakan pendekatan yang berbeda, Motzki dan Abbott sama-sama berkontribusi dalam menggeser arah kajian hadis orientalis menuju pendekatan yang lebih konstruktif dan mendekati kerangka tradisi Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Section & Issue
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Mabbicara Hadis (Menelusuri Jejak Kenabian dalam Lintas Budaya)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
