HADIS DHAIF DALAM PEMBELAJARAN PAI
Keywords:
hadis dhaif, kriteria, klasifikasi, hadis dhaif dalam pembelajaran PAIAbstract
Ketika berbicara tentang Islam, pasti tidak akan terlepas dari ajaran dasarnya, yakni Al-Qur’an dan Hadis. Oleh karena itu, Selain Al-Qur’an sebagai salah satu sumber ajaran Islam terpenting dan sangat berharga yang berasal dari Rasulullah, hadis juga memiliki peran penting dan sangat berharga bagi kehidupan sekarang. Kedudukan hadis dalam Islam merupakan sebagai penguat dan penjabaran dari hukum-hukum dan kaidah yang ada di dalam Al-Qur’an, namun di era sekarang masih banyak yang belum faham tentang jenis-jenis hadis yang kuat, lemah, palsu bahkan tidak boleh diamalkan. Karena itu sangat diperlukan pemahaman kuat dan signifikan mengenai hukum mengamalkan hadis-hadis tersebut. Penelitian ini membahas tentang hadis dhaif, dimana merupakan jenis hadis yang tidak memenuhi kriteria keotentikan karena terdapatnya kelemahan sanad dan matannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai defenisi, klasifikasi serta pandangan ulama terhadap penerapan hadis dhaif, khususnya dalam pembelajaran PAI. Studi ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan analisis deskriptif terhadap literatur klasis dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis dhaif terbagi berdasarkan bentuk kelemahannya. Seperti, keterputusan sanad, kualitas perawi yang kurang, dan adanya cacat tersembunyi dalam matannya. Mayoritas ulama membolehkan penggunakaannya akan tetapi hanya dalam konteks motivasi amal tetapi dengan syarat tertentu. Temuan ini menegaskan pentingnya klasifikasi dan penilaian hadis dhaif dalam menjaga integritas ajaran Islam agar umat tidak salah dalam memahami dan mengamalkan sabda Rasulullah saw.
References
Abdul Baqi, Muhammad Fu’ad. Shahih Bukhari Muslim (Al-Lu’lu Wal Marjam). Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2017
Abdul Majid Khon, Ulumul Hadis, (Jakarta: Amzah, 2012), h. 67.
Ahmad, Muhammad dan M. Mudzakkir, Ulumul Hadis, (Bandung: CV. Pustaka Setia, 2000), h. 112.
Al-‘Asqalānī, Ibnu Hajar. Tahdzīb at-Tahdzīb. Juz II. Beirut: Dâr al-Fikr, 1995
AL-Asqalani, Ahmad Ali bin Hajar. Syarh Nuhbah al-Fikr fi Musthalahah Ahli al-Atsar. Dar al-Kutub al-Ilmiah (Beirut: Dar al-Fikr, 1934), h. 53.
Al-Asqalani, Ibnu Hajar. Nuzhatun Nadzor Syarh Nukhbatul Fikar, (Damascus: Percetakan al-Shobah, 2000), Cet. III, tahkik: Dr. Nuruddin lts, h. 80.
Al-Daruquthni, Abu al-Hasan ‘Ali bin ‘Umar. Sunan al-Daruquthni. Juz II. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 2001.
Al-Hakim al-Naisaburi, Ma’rifat ‘ulum al-Hadis, (Beirut: Dar Khuttab al-Ilmiyah, 2016), h. 28.
Al-Hâkim. al-Mustadrak. Beirut: Dâr al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1990
Al-'Iraqi, Zain al-Din. Al-Mughni 'an Haml al-Asfar fi al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ihya min al-Akhbar. Bayrut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyah, t.th
Al-Khatib, Muhammad Ajjaj, Ushul Hadis, (Beirut: Dar al-Fikr, 1989), h. 342.
Al-Maliki, Muhammad Alawi, al-Maliki al-Lathif, (Jakarta: Dar al-Hikmah al Islamiyah, 2010), h. 82.
AL-Maliki, Muhammad Alwi. Ilmu Ushul Hadis, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006), h. 92.
al-Munawar, ’’Penggunaan dan penyalahgunaan hadis dalam kehidupan’’, Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol.3, no. 2 (2017), h. 37–48.
Al-Nasâ’i. Sunan al-Nasâ’i
AL-Zuhayli, Wahbah. Ushul al-Fiqh al-Islam, (Beirut: Dar al-Fikr, 1986), h. 462.
Arfian, ‘’Tradisi periwayatan umat Islam (Sanad Hadis, Sanad Kitab dan Sanad Doa). Dirayah’’, Vol. 1, no. 2 (2021), h. 162–179.https://ejournal.insuripono rogo.ac.id/index.php/diraya/arti cle/view /168.
At-Thahhan, Mahmud. Ilmu Hadits Praktis, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2010), h. 69
At-Tirmidżī, Abū ‘Īsā Muḥammad bin ‘Īsā. Sunan at-Tirmidżī. Juz V, Cet. II. Miṣr: Muṣṭafā al-Bābī al-Ḥalabī, 1975
Dâwud, Abu. Sunan Abu Dâwud
Hakim, Abdul. "Hadis Dhaif dalam Pembelajaran PAI". Jurnal Almanhaj (2014).https://almanhaj.or.id/3950-hadits-dhaif-maudhu-yang-beredar-pada-bulan-ramadhan.html
Hamid dan Azis, ‘'Digital Preaching and The Spread of Univerified Hadishs’’, Jurnal of Islamic Communication, Vol. V, no. 2, h. 122-138.
Helmina, Buku Ajar Ulumul Hadis, (Cikarang: t.t.p., t.t.), h. 42. https://fuad.iainkerinci.ac.id /sites/fuad.iainkerinci.ac.id/files/2022-06/EBOOK_Ilmu%20Hadis.pdf
Hikmawati, ‘’Illat al Hadis: Konsep hingga keurgensiannya dalam kritik hadis. Pappasang’’, Jurnal ‘Ilmu Hadis, Vol. 6, no. 1 (2023) h. 11–24, https://journal.iain pare.ac.id/index.php/pappasang /article/view/675.
Idri, Studi Hadis, (Jakarta: Kencana, 2010), h. 18
Ismail, M. Syuhudi. Kaedah Keshahihan Sanad Hadis: Telaah Kritis dan Tinjauan dengan Pendekatan Ilmu Sejarah, (Jakarta: Bulan Bintang, 1995), h. 129.
Jalal al-Din 'Abd al-Rahman ibn Abu Bakar al-Suyuthi, Tadrib al-Ravi fi Syarh Taqrib al-Nawawi, Ed. 'Abd al-Wahhab 'Abd al-Lathif (Madinah: Al-Maktabat al-'Ilmiyyah, Cet. II, 1972), h. 138.
Kasman, Hadits Dalam Pandangan Muhammadiyah, (Yogyakarta: Penerbit Mitra Pustaka, 2012), h. 15.
Khan, A. Shiddieq Hasan. Nazharat fi Ulum al-Hadits (Kairo: Dar al-Ma’arif, 1998), h. 97.
Kholis & Maulana. ‘’Hukum Mengamalkan Hadits Dhaif dalam Fadhail A’mal : Studi Teoritis dan Praktis’’, Al-Tsiqoh: Islamic Economy and Da’wa Journal, Vol. 1, no. 02 (2016), h. 36.
Kholis, ’’Hukum mengamalkan hadits dhaif dalam fadhail a’mal: Studi teoritis dan praktis. Al-Tsiqoh’’, Islamic Economy and Da’wa Journal, Vol. 1, no. 2 (2016), h. 26–39, http://e-journal.ikhac.ac.id/ind ex.php/AlTsiqoh
Kholis, Nur, ‘’Hukum mengamalkan hadis dhaif dalam fadhail a’mal: Studi teoritis dan praktis’’, Al-Tsiqoh: Islamic Economy and Da’wa Journal, Vol. 1, no. 2 (2016), h. 55–66.
Kusnadi, ‘’Kehujjahan hadis dhaif dalam permasalahan hukum menurut pendapat Abu Hanifah’’, Jurnal Ulumul Syar’i, vol. 7, no. 2 (2018), h. 29–4, https://ejour nal.stishid.ac.id/index.php/uls/article/view.
Kusnadi, ’’Kehujjahan hadis dhaif dalam permasalahan hukum menurut pendapat Abu Hanifah’’, Jurnal Ulumul Syar’i, Vol. 7 no. 2 (2018), h. 29–44, https://ejournal.stishid.ac.id/index.php/uls/article/ view/29.
Mudasir, Ilmu Hadis, (Bandung: Pustaka Setia, 2010), hlm. 156.
Mudasir, Ilmu Hadis, (Bandung: Pustaka Setia, 2010), h. 27.
Mujib dan Shofwan. ‘’Epistemologis Hadis lemah dan Pengaruhnya Terhadap Otoritas Keilmuan Islam, Jurnal Ushuluddin. Vol. 29, no. 2 (2021). h. 215-232. http://doi.org/10.24014/jush.v.29i2.13890.
Muslich, ‘’Penggunaan Hadis Dhaif dalam Dakwah Islam di Era Digital’’, Jurnal Dakwah dan Komunikasi, Vol. IV, no. 2 (2020), h. 123-134: https://doi.org/10.29313/jdk/v4i2.12345
Nurrudin, Ulumul Hadis, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012), h. 18.
Nuruddin, Manhaj al-Naqd fi ‘Ulum al-Hadits (Damaskus: Dar al-Fikr, 2000), h. 143.
Rahmah, ‘’Praktik Literasi Hadis di Kalangan Pengajar Pesantren: Studi Kasus di Jawa Tengah’’, Jurnal Studi Keislaman, Vo. 15, no. 2 (2023), h. 89
Rahman, Ahmad Sabiq bin Abdul, ’’Analisis Pemakaian Hadith Dhaif Dalam Penetapan Hukum Syarak Menurut Mazhab Shāfiʿī (Analysis of the Application of Weak Hadith in the Determination of Islamic Law According to the Shāfiʿī School)’’, Journal of hadith Usim Edu My ANALISIS, Vol. 5, no. 2 (2020), h. 27–36.
Rambe, Sinomba. Jannatul, Husna, Warjani, ‘’Hukum Mengamalkan Hadis Dhaif dalam Fadhilah A’mal’’, Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 10, no. (2022), h. 263.
Rayyn dan Bunganegara. ‘’Kaedah kedabitan periwayat: Kaedah al jarh wa tadhbit. Qolamuna’’, Jurnal Studi Islam, Vol. 8, no. 2 (2023), h. 123–138. https://ejournal.stismu.ac.id/ojs/ind ex.php/qolamuna.
Shalih, Subhi. Ulum al-Hadits wa Musthalahuhu (Beirut: Dar al-Ilm Lilmalayin, 1985), h. 88.
Sohari, ’’Hukum pengamalan hadis dhaif untuk keutamaan beramal’’, Jurnal Al Ahkam, Vol. 10, no. 1 (2014), h. 47–49.
Solahuddin, Agus dan Agus Suyadi, Ulumul Hadis, (Bandung: Pustaka Setia, 2009), h. 146.
Sulaemang, Ushul al-Hadits: Pengantar Ilmu Hadis,(Kendari: AA-DZ Grafika, 2017), h. 81.
Sunni, Ibnu. ‘Amal al-Yaum wa al-Lailah. Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, t.th
Thohir, ‘’Pendapat Muhadditsin Terhadap Hadits Dhaif Untuk Fadhail ‘Amal Dan Pengaruh nya Terhadap Pengamalan Ibadah’’, Al-Thiqah Jurnal Ilmu Keislaman, Vol. 2, no. 2 (2019), h. 1–28.
Wadud, Abd. Pendidikan Agama Islam Al-Qur’an Hadis Kelas 7 Madrasah Tsanawiyah. (Semarang: PT. Karya Toha Karya, 2011).
Yuslem, Nawir, Ulumul Hadis, (Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 2001), h. 247.
Zein, M. Ma’shum, Ulumul Hadis dan Musthalah Hadis, (Jombang: Darul Hikmah, 2008), h. 128
Zein, M. Ma’shum, Ulumul Hadis dan Musthalah Hadis, (Jombang: Darul Hikmah, 2008), h. 161.
Zulaikha dan Nurhidayat, ‘’Metodologi Penggunaan Hadis Dhaif Dalam Pengajaran Pesantren’’, Jurnal Studi Keislaman, Vol. VII, no. 1 (2021), h. 45-60: https://doi.org/10/24252/jsi.v7i1.2021.134.
Published
How to Cite
Section & Issue
License
Copyright (c) 2026 Rezky Awaliyah, La Ode Ismail Ahmad, Erwin Hafid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
