PENDIDIKAN LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF EKO-TEOLOGI ISLAM

Authors

  • Nur Inayah Ralli (UIN Alauddin Makassar)
  • Nur Hidayah (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • Dzal Aidil (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • La Ode Ismail Ahmad (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

Keywords:

Kajian Hadis Tentang Pelestarian Alam, Pendidikan Lingkungan, EkoTeologi Islam

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendidikan lingkungan hidup dalam pandangan eko-teologi Islam dengan menelaah hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan pelestarian alam. Tujuan kajian ini adalah untuk menggali nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam ajaran Islam, terutama melalui tiga pokok bahasan: larangan merusak alam, pentingnya konservasi, dan spiritualitas ekologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Islam menempatkan alam sebagai amanah yang harus dijaga, serta melarang tindakan destruktif terhadap lingkungan. Konservasi dianggap sebagai bagian dari ibadah serta wujud tanggung jawab moral manusia sebagai khalifah di bumi. Selain itu, spiritualitas ekologis dalam Islam menekankan adanya hubungan sacral antara manusia, alam, dan Tuhan, sehingga menjaga lingkungan menjadi manifestasi nyata dari keimanan dan ketaqwaan. Pada akhirnya, artikel ini menegaskan bahwa Pendidikan lingkungan berbasis eko- teologi Islam dapat menjadi pendekatan yang transformatif dalam membangun kesadaran ekologis yang besumber pada nilai-nilai spiritual dan etis.

References

Abu Dawud, Sunan Abu Dawud, Kitab al-Adab, Hadis No. 5239.

Ahmad Nasution, “Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pendidikan Lingkungan Hidup di

Sekolah Menengah,” Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 2 (2022): 211–225.

Al-Albani, Silsilah al-Ahadits ad-Dha’ifah, No. 1457.

Al-Qur’an, Surah Al-A’raf: 56 – “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi

setelah (Allah) memperbaikinya.”

Al-Qur’an, Surah Al-Anbiya: 107 – “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad),

melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”

Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah: 30 – tentang manusia sebagai khalifah di bumi yang bertugas

memelihara ciptaan Allah. Lihat juga: Al-Maraghi, Tafsir Al-Maraghi, Jilid 1, hlm. 215.

Eko-teologi al-Qur‘an, D., & al-Bî‘ah, H. F. ISLAM RAMAH LINGKUNGAN.

FAZARRUDIN, ILHAM. LARANGAN PERUSAKAN ALAM DALAM AL-QUR’AN (Studi

dan Tafsir Al-Azhar). Diss. IAIN SALATIGA, 2025.

Al-Sya’rāwīKomparatif Tafsir Fazlun Khalid, Islam and the Environment, in Richard C. Foltz (ed.), Worldviews, Religion,

and the Environment: A Global Anthology (Belmont: Wadsworth, 2003), 183–195.

Fazlun Khalid, Islam and the Environment, in Richard C. Foltz (ed.), Worldviews, Religion,

and the Environment: A Global Anthology (Belmont: Wadsworth, 2003), 183–195.

yang sesuatu sebagai dunia menggambarkan" إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌخَضِرَةٌ" :Lafaz 2742. .no Muslim .HR

indah dan menggoda.

Ilyas, Rahmat. "Manusia sebagai khalifah dalam persfektif Islam." Mawaizh: Jurnal Dakwah

Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan 7.1 (2016): 169-195.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Laporan Kinerja Tahun 2023, Direktorat

Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut, hlm. 12.

Konsep khalifah dalam Al-Qur’an: QS. Al-Baqarah: 30 dan QS. Al-An’am: 165, menegaskan

peran manusia sebagai penjaga bumi.

M. Amin Abdullah, Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika Keilmuan Islam

(Yogyakarta: IRCiSoD, 2020), hlm. 142.

Mawil Y. Izzi Dien, Islamic Environmental Ethics, Law and Society, in Worldviews and

Ecology: Religion, Philosophy, and the Environment, ed. Mary Evelyn Tucker and

John Grim (Maryknoll: Orbis Books, 1994), 189–198.

Muhtarom, Ali. "Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Perspektif Hadis." An-Nidzam: Jurnal

Manajemen Pendidikan dan Studi Islam 3, no. 1 (2016): 15-34.

Muslim, Sahih Muslim, Kitab al-Musaqat, no. 1553.

Mutiara, Sri. "Urgensi pendidikan Islam dan kesadaran ekologis: menumbuhkan kepedulian

lingkungan melalui nilai-nilai Al-Qur’an." UNISAN JURNAL 4.3 (2025): 30-40.

Sahiron Syamsuddin, “Eco-Theology dalam Islam: Pendekatan Hermeneutik terhadap AyatAyat Lingkungan,” Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis 15, no. 1 (2014): 1–20.

Sahiron Syamsuddin, “Eco-Theology dalam Islam: Pendekatan Hermeneutik terhadap AyatAyat Lingkungan,” Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis 15, no. 1 (2021): 1–20.

Seyyed Hossein Nasr, Religion and the Order of Nature (New York: Oxford University Press,

1996), 112; Wahbah al-Zuhaili, Tafsir al-Munir, Jilid 3, hlm. 45 – menjelaskan konsep

i‘mār al-ardh sebagai tanggung jawab manusia terhadap lingkungan.

Seyyed Hossein Nasr, Religion and the Order of Nature (New York: Oxford University Press,

1996), 112.

Seyyed Hossein Nasr, Religion and the Order of Nature (New York: Oxford University Press,

1996), 112.

Widiastuty, Hesty, and Khairil Anwar. "Ekoteologi Islam Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi

Lingkungan dalam Al-Qur'an dan Hadits serta Implikasi Kebijakannya." Risâlah

Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 11.1 (2025): 465-480.

Yusuf al-Qaraḍāwī, Riʿāyah al-Bī’ah fī Sharīʿah al-Islāmiyyah (Kairo: Dār al-Shurūq, 2001),

hlm. 45–46.

Downloads

Published

2025-01-15

How to Cite

Nur Inayah Ralli, Nur Hidayah, Dzal Aidil, & La Ode Ismail Ahmad. (2025). PENDIDIKAN LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF EKO-TEOLOGI ISLAM. Jurnal Mabbicara Hadis, 2(1), 47–56. Retrieved from https://jurnal.saorajahadisinstitute.or.id/index.php/jmh/article/view/126

Section & Issue

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.