REVITALISASI TAKHRIJ HADIS: TELAAH HISTORIS, METODOLOGIS DAN SIGNIFIKANSI AKADEMIK
Abstract
Takhrij hadis merupakan cabang fundamental dari ilmu hadis yang berfokus pada pelacakan asal-usul riwayat dan identifikasi kitab-kitab sumber primer yang memuat matan dan sanad hadis secara utuh, diikuti dengan proses penilaian validitas atau kualitas hadis. Kajian ini dilaksanakan untuk menganalisis secara mendalam metode-metode takhrij hadis serta mengungkapkan peran pentingnya di ranah akademik dalam konteks studi keislaman masa kini. Secara teknis, metodologi takhrij melibatkan beragam cara, mulai dari cara konvensional/manual (seperti mencari berdasarkan kata kunci awal matan, nama perawi sahabat, atau subjek tematik) hingga penggunaan sarana digital. Semua pendekatan ini berpuncak pada tahap kritik sanad dan matan guna memastikan keabsahan suatu riwayat. Melalui metode ini, peneliti dapat mengungkap sumber awal hadis, mengumpulkan seluruh jalur periwayatan yang ada (syahid dan mutabi'), dan menghasilkan keputusan mengenai status hadis (seperti sahih, hasan, atau daif). Peran takhrij hadis di lingkungan akademik memiliki nilai strategis yang tinggi. Di satu sisi, takhrij hadis bertindak sebagai alat uji keotentikan yang vital untuk memfilter dan memverifikasi teks hadis, terutama dalam menghadapi derasnya penyebaran informasi keagamaan. Di sisi lain, takhrij menjadi fondasi utama dalam penelitian di bidang hadis, yurisprudensi Islam (fikih), dan disiplin ilmu Islam lainnya, sehingga menjamin bahwa argumen dan produk hukum memiliki dasar sumber yang kuat dan terpercaya. Oleh karena itu, penguasaan terhadap metodologi takhrij hadis mutlak diperlukan bagi para akademisi dan peneliti demi terciptanya tradisi keilmuan yang valid dan akuntabel dalam praktik keagamaan.
References
Ahmad, Ainur Rofiq Sayyid. Menyoal Kehujjahan Hadis Bid’ah. Edited by Abdillah Halim. I. Banyuwangi: CV. Sentral Investama, 2017.
Ahmad, Arifuddin. Paradigma Baru Memahami Hadis Nabi. II. Ciputat: MSCC, 2004.
Al-Shiddieqy, Hasbi. Pokok Pokok Ilmu Hadis Dirayah. 1st ed. Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1973.
Al-Tahhan, Mahmud. Metode Takhrij Al-Hadith Dan Penelitian Sanad Hadis Terj. Uşūl Al-Takhrīj Wa Dirāsat Al-Asānid. I. Surabaya: Imtiyaz, 2015.
Alwi, Zulfahmi. Studi Ilmu Hadis Jilid II. II. Depok: PT. Rajagrapindi Persada, 2021.
Amir, Ria Rezky. “Metode Takhrij Al - Hadits.” Al-Mau’izhah Volume 5 N, no. E-ISSN 2685-9041 (2022): 8.
Anwar, Ali. Takrij Al-Hadith Dengan Komputer. Edited by Pustaka Pelajar. II. Yogyakarta, 2011.
Ar-Razy, Muhammad ibn Aby Bakr ibn “Abdul Oadir. Mukhtar Ash-Shihah,. Edited by al-Maktabah al- Ashriyyah. 1st ed. Beirut, 1995.
Fathullah, Ahmad Lutfi. Takhrij Hadis Durratun Nasihin. Jakarta Utara: Jakarta Islamic Centre, 2023.
Karim, Abdullah. Membahas Ilmu Ilmu Hadis. 1st ed. Banjarmasin: Centre for Community Development Studies (COMDES), 2010.
Marhumah. Ulumul Hadist: Konsep, Urgensi, Objek Kajian, Metode Dan Contoh. I. Yogyakarta: SUKA, Press, 2014.
Nasrullah, Achmad Muzammil Alfan. Ulumul Hadis : Kajian Ilmu Hadis, Sejarah Perkembangan Dan Kodifikasinya. Edited by Nur Azizah Rahma. 1st ed. Malang: PT. Literasi Nusantara Abadi Grup, 2023.
Pamil, Jon. “Takhrij Hadist: Langkah Awal Penelitian Hadist.” Jurnal Pemikiran Islam Vol. 37, N (2012): 55.
Rahman, Zikri Darussamin&. Kuliah Ilmu Hadis III. Edited by Kalimedia. 1st ed. Yogyakarta, 2021.
Siregar, Idris. Ulumul Hadis. I. Medan: CV. Merdeka Kreasi Group, 2022.
Su’aidi, Hasan. Takhrij Al-Hadis Di Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jawa Tengah. I. Pekalongan: Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Section & Issue
License
Copyright (c) 2026 Darmawati Sumang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
