MEKANISME PERIWAYATAN HADIS: STUDI KRITIS ATAS OTORITAS, TRANSMISI, DAN VALIDITAS RIWAYAT

Authors

  • Abdul Husain Natsir (universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • La Ode Ismail Ahmad (UIN Alauddin Makassar)
  • Darsul S Puyu (UIN Alauddin Makassar)

Keywords:

periwayatan hadis, metode periwayatan, autentisitas sanad dan matan, ulumul hadis

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep, bentuk, syarat, dan metode periwayatan hadis dalam kerangka ‘Ulūm al-Ḥadīṡ. Tujuan penyusunan artikel ini untuk memberi pemahaman yang sistematis mengenai teknik-teknik klasik yang digunakan para ulama untuk menjaga orisinalitas hadis. Artikel ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi kepustakaan, yang mengkaji sumber-sumber primer dan sekunder untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mendeskripsikan konsep teknik periwayatan yang valid. Hasil kajian dalam artikel ini menyoroti keragaman mekanisme periwayatan hadis yang lazim digunakan oleh para ulama, seperti: al-samā‘, al-qirā'ah, al-ijāzah, al-munāwalah, al-kitābah, al i‘lām, dan lain-lain. Umumnya, dalam konteks periwayatan terdapat syarat-syarat taḥammul wa al-adā’. Selain syarat bagi rawi hadis, juga termasuk syarat dalam proses periwayatan itu sendiri. Ada dua metode utama dalam sistem periwayatan yang diusung para ulama: riwāyah bi al-ma‘nā dan riwāyah bi al-lafẓ. Berbeda dengan kajian sebelumnya yang hanya membahas aspek tertentu secara parsial, artikel ini mengintegrasikan berbagai dimensi ke dalam satu pembahasan utuh. Studi ini menyimpulkan bahwa teknik-teknik periwayatan tetap menjadi instrumen penting untuk memverifikasi orisinalitas teks hadis. Adapun keterbatasan pada artikel ini terletak pada ruang lingkupnya yang cenderung konseptual deskriptif, tanpa analisis praktis dari setiap teknik periwayatan maupun kritik atas keabsahannya. Oleh sebab itu, diperlukan kajian lanjutan yang adaptif dan kontekstual guna mengeksplorasi aplikasi praktis dan relevansi kontemporernya

References

Anam Wahidul. Metode Al-Iraqy (Metode Mudah Memahami Ilmu Hadis Secara Berjenjang). Blitar: MSN Press, 2020.

Andi Rahman. Uji Autentisitas Hadis Dan Telaah Otoritasnya Terhadap Syariat Islam.

Edisi Pert. Banten: Maktabah Darus-Sunnah, 2022.

Aziz Abd. “Tahammul Wa Al-Adā’ Dalam Periwayatan Hadīth.” Bahtsuna: Jurnal

Pendidikan Islam, Vol. 3, No. 2 (2021).

Azzah Fadiyah Nurfadhilah Fahman, Muhammad Ali Ngampo, and Tasmin Tangngareng. “Periwayatan Hadis: Analisis Teknik, Syarat, Dan Metode.” As-Sultan: Journal of Education, Vol. 1, No. 1 (2025).

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa,

2008.

Dina Sakinah Wijaya and Nurul Fitri Habibah. “Periwayatan Hadis Nabi (Tahammul

Wal Ada’), Ilmu Jarh Wa Ta’dil Dan Ilmu Nasikh Mansukh Dalam Hadis.” El-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis Dan Integrasi Ilmu, Vol. 5, No. 1 (2024).

Dozan dan Sugitanata. Konsep Dan Praktik Metode Periwayatan Hadits Dan Takhrij Al- Hadits (Studi Terhadap Teks Hadits). Beirut: Dar al-’Ilmi al-Malayyin, 1977.

Gaffar, abdul, and Maggading Ismail. AL Jarh Wa Al Ta’dil (Kontruksi Aplikatif

Terhadap Penilaian Hadis). Edisi Pert. Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani, 2021.

Imam Al-Nawawi. Dasar-Dasar Ilmu Hadis. Edisi Kedu. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2009.

Kamus Al-Munawwir. Ahmad Warson Munawwir. Surabaya: Pustaka Prograsif, 1997.

“Kitab Yang Menghimpun Catatan Dari Tradisi Lisan Dalam Agama Yahudi, Yang Dilakukan Oleh Para Penganutnya Dari Generasi Ke Generasi. Uraian Lebih Lanjut Dapat Dilihat Dalam Ilim Abdul Halim, “Agama Yahudi Sebagai Fakta Sosial Keagamaan".” Religious: Jurnal Agama Dan Lintas Budaya, Vol. 2, No. 1 (2017.

Kusroni. “Mengenal Tuntas Seluk-Beluk Periwayatan Hadis.” Riwayah : Jurnal Studi Hadis, Vol. 2, No. 2 (2016).

Latifah Anwar. ““Hadis Dan Sunnah Nabi Dalam Perspektif Joseph Schacht.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, Vol. 3, No. 2 (2020).

Muhammad Mustafa Azami. Hadis Nabawi Dan Sejarah Kodifikasinya. Edisi Keem.

Jakarta: Pustaka Firdaus, 2014.

Oktari Kanus. “Pembatasan Dalam Periwayatan Hadis (Taqlil Ar-Riwayah).” Jurnal

Kawakib, Vol. 3, No. 1 (2022).

Putri Permata Gusnelly, Tesa Palisa, and Zikri Darussamin. “Ilmu Tahammul Wa Ada’ Dalam Kajian Hadis.” Jurnal: El-Mizzi, Vol. 3, No. 2 (2024).

Robiatul Adawiyah dan Romlah Abubakar Askar. “Sinonimitas Hadits (Telaah Sinonim Term Hadits, Struktur, Dan Macam Hadits ).” Dirayah: Jurnal Ilmu Hadits, Vol. 4, No. 2 (2024).

Sabilar Rosyad and Muhammad Alif. “Hadis Di Era Digital: Tantangan Dan Peluang Penggunaan Teknologi Dalam Studi Hadis.” Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, Vol. 24, No. 2 (2023).

Sugitanatav, Wely Dozan dan Arif. “Konsep Dan Praktik Metode Periwayatan Hadits Dan Takhrij Al-Hadits (Studi Terhadap TEks Hadits).” El-Hikam: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman, Vol. 14, No. 2 (2021).

Syuhudi Ismail. Kaidah Kesahihan Hadis. Jakarta: Bulan Bintang, 1995.

———. Metodologi Penelitian Hadis Nabi. Edisi Kedu. Jakarta: Bulan Bintang, 2007.

Wafik Azizah and Yossi Kurnia Yudatama. “Metode-Metode Periwayatan Hadis.” Al- Afkar: Journal for Islamic Studies, Vol. 7, No. 4 (2024).

Yaqub, Ali Mustafa. Kritik Hadis. Edisi Kese. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2020.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Natsir, A. H., Ismail Ahmad, L. O., & Puyu, D. S. (2025). MEKANISME PERIWAYATAN HADIS: STUDI KRITIS ATAS OTORITAS, TRANSMISI, DAN VALIDITAS RIWAYAT. Jurnal Mabbicara Hadis, 1(3), 404–421. Retrieved from https://jurnal.saorajahadisinstitute.or.id/index.php/jmh/article/view/56

Section & Issue

Most read articles by the same author(s)