KLASIFIKASI PERIWAYAT DALAM JARH WAT-TA’DIL DAN IMPLIKASINYA

Authors

  • Nurul Wahyu Syahrir (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

Keywords:

klasifikasi periwayat, jarh wa ta'dil, kritik sanad

Abstract

Kajian jarh wa-ta’dīl merupakan salah satu pilar penting dalam metodologi kritik hadis untuk menilai otentisitas sanad. Salah satu aspek fundamental dalam disiplin ini adalah klasifikasi periwayat berdasarkan tingkat keadilan dan ketelitian periwayatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis klasifikasi periwayat dalam jarḥ wa-taʿdīl menurut ulama hadis klasik, sekaligus menganalisis implikasinya terhadap penerimaan dan penolakan hadis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui penelusuran karya-karya utama ulama rijāl seperti Tahdzīb al-Kamāl, al-Jarh wa al-Taʿdīl, dan Tahdzīb al-Tahdzīb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama hadis mengklasifikasikan periwayat dalam beberapa tingkatan, mulai dari siqah, mutqin hingga matrūk, yang masing-masing memiliki kriteria tertentu. Implikasi klasifikasi ini sangat signifikan dalam penilaian hadis. Periwayat yang mendapat taʿdīl tinggi menjadi landasan penerimaan hadis sahih, sedangkan yang terkena jarḥ berat menyebabkan hadisnya ditolak. Studi ini menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap klasifikasi periwayat agar penilaian hadis tetap objektif dan sesuai dengan prinsip ilmiah ulama muhaddisīn.

Author Biography

Nurul Wahyu Syahrir, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

References

Bunganegara, Muadilah Hs., dan I Gusti Bagus Agung Perdana Rayyn, “Kaedah Kedabitan Periwayat: Kaedah Al-Jarh Wa Tadhbit,” Qolamuna: Jurnal Studi Islam, 08.02 (2023), 123–38 <https://doi.org/https://doi.org/10.55120/qolamuna.v8i2.947>

Hussain, Mohd Fikri Che, Awas Ancaman Orientalis Terhadap Kita, ed. oleh Rosmawati Ahmad, 1 ed. (Shah Alam Slangor: Grup Buku Karangkraf, 2011)

Ilyas, Abustani, La Ode Ismail Ahmad, dan M. Yusuf Assagaf, Epistemologi Kritik Sanad; Antara Normativitas dan Historisitas, 1 ed. (Gowa: Pustaka Almaida, 2019)

———, Epistemologi Kritik Sanad: Antara Normativitas, Historisitas dan Aplikatif, 1 ed. (Bantul: Semesta Aksara, 2020)

Ismail, M. Syuhudi, Kaidah Kesahihan Sanad Hadis, 4 ed. (Jakarta: Bulan Bintang, 2014)

Puyu, Darsul S., Metode Takhrij Al-Hadis Menurut Kosa Kata, Tematik dan CD Hadis, ed. oleh Zulfahmi Alwi, 1 ed. (Makassar: Alauddin University Press, 2012)

Rayyn, I Gusti Bagus Agung Perdana, “Mengusap Khuf (Studi Kritik Hadis dalam Kitab al-Żikrā Karya AGH. Lanre Said)” (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2023) <https://repositori.uin-alauddin.ac.id/29226/>

Rayyn, I Gusti Bagus Agung Perdana, Tasmin Tangngareng, dan Darsul S. Puyu, “Sejarah dan Kaidah Al-Jarh wa Al-Ta’dil,” Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah, 2.1 (2021), 142–63 <https://doi.org/https://doi.org/10.24252/ihyaussunnah.v1i2.29997>

Wangsa, Fadhlina Arief, dan I Gusti Bagus Agung Perdana Rayyn, Al-Jarḥ wa Al-Ta‘dīl: Sebuah Pengantar, ed. oleh Esya Heryana, Fadia Safira Ramadani, Najwah Arsyad, dan Shalsabila Oktafiani, 1 ed. (Bantul: Semesta Aksara, 2022)

Yahya, Muhammad, Ulumul Hadis (Sebuah Pengantar dan Aplikasinya), ed. oleh Muh. Sain Hanafy dan Mutmainnah Mutmainnah, 1 ed. (Makassar: Penerbit Syahadah, 2016)

Yuslem, Nawir, Ulumul Hadis, ed. oleh Muhamad Ilyasa (n.p.: Mutiara Sumber Widya, 2001)

Downloads

Published

2025-01-15

How to Cite

Nurul Wahyu Syahrir. (2025). KLASIFIKASI PERIWAYAT DALAM JARH WAT-TA’DIL DAN IMPLIKASINYA . Jurnal Mabbicara Hadis, 1(1), 57–66. Retrieved from https://jurnal.saorajahadisinstitute.or.id/index.php/jmh/article/view/36

Section & Issue

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.