Hadis Dan Sunah: Telaah Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi

Authors

  • Bani Adam Itishan (Islamic University of Madinah)

Keywords:

Kritik Sanad, Hadis, Transmisi riwayat, Verifikasi Hadis

Abstract

Hadis dan sunah merupakan dua sumber fundamental ajaran Islam yang berperan penting sebagai rujukan hukum, etika, dan praktik keagamaan umat Islam. Namun, dalam dinamika masyarakat modern, pemahaman terhadap hadis dan sunah sering kali bersifat parsial dan normatif, sehingga memerlukan pendekatan yang lebih reflektif dan komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hadis dan sunah melalui perspektif ontologi, epistemologi, dan aksiologi guna menegaskan kedudukan, validitas, serta relevansi nilai-nilai yang dikandungnya dalam kehidupan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis filosofis terhadap literatur klasik dan kontemporer di bidang hadis dan filsafat Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis hadis dan sunah memiliki eksistensi otoritatif sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Qur’an; secara epistemologis, otoritas keduanya dibangun melalui mekanisme transmisi dan verifikasi ilmiah yang ketat; dan secara aksiologis, hadis dan sunah berkontribusi signifikan dalam pembentukan nilai-nilai etika dan moral umat Islam. Kajian ini menegaskan bahwa pendekatan filosofis integratif mampu memperkuat pemahaman hadis dan sunah secara kontekstual serta relevan dalam menjawab tantangan sosial dan moral masyarakat modern.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Itishan, B. A. (2026). Hadis Dan Sunah: Telaah Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi. Jurnal Cakrawala Peradaban, 2(2), 151–163. Retrieved from https://jurnal.saorajahadisinstitute.or.id/index.php/jcp/article/view/169