Ilmu sebagai Landasan Inovasi: Kajian Hadis tentang Kewajiban Menuntut Ilmu
Abstract
Artikel ini mengkaji kedudukan ilmu sebagai landasan fundamental bagi inovasi dalam perspektif Islam, dengan fokus pada analisis tematik terhadap hadis-hadis yang menegaskan kewajiban menuntut ilmu. Kajian ini bertumpu pada tiga sub bahasan utama. Pertama, dorongan Nabi Muhammad Saw. terhadap pencarian dan pengembangan ilmu tercermin dalam berbagai hadis, seperti sabda beliau: "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim" (HR. Ibnu Majah, no. 224), serta hadis lain yang menyatakan bahwa para malaikat merendahkan sayapnya bagi penuntut ilmu (HR. Abu Dawud). Hal ini menunjukkan bahwa ilmu memiliki kedudukan spiritual dan sosial yang tinggi dalam Islam, serta menjadi fondasi kemajuan peradaban. Kedua, inovasi dipahami sebagai manifestasi dari amal ilmiah, yaitu hasil dari proses intelektual yang berakar pada nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas Islam. Dalam kerangka ini, inovasi bukan sekadar pembaruan teknologis, melainkan bentuk aktualisasi ilmu yang berorientasi pada kemaslahatan (maslahah) dan keberlanjutan. Hadis tentang pentingnya menggunakan akal dan berijtihad dalam menghadapi persoalan baru menjadi landasan epistemologis bagi inovasi yang bertanggung jawab. Ketiga, ilmu dan inovasi diposisikan sebagai jalan strategis menuju pencapaian Maqasid al-Syariah, yaitu penjagaan lima prinsip utama: agama (din), jiwa (nafs), akal (‘aql), keturunan (nasl), dan harta (mal). Dalam konteks ini, ilmu menjadi instrumen untuk memahami dan mengimplementasikan nilainilai syariah secara kontekstual, sementara inovasi menjadi sarana untuk menjawab tantangan zaman secara kreatif dan etis. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis tematik terhadap sumbersumber hadis dan literatur klasik serta kontemporer, artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi ilmu dan inovasi merupakan keniscayaan dalam membangun masyarakat Islam yang progresif, beretika, dan berorientasi pada kemaslahatan universal.
Kata kunci: Ilmu dalam Islam, Inovasi Islam, Amal Ilmiah, Maslahah (Kemaslahatan)
References
Abdullah, A. (2021). “Hadis sebagai Landasan Pengembangan Ilmu Pengetahuan.” Jurnal Studi Hadis Indonesia, 5(2), 145–162.
Alvin Nur Choironi, “Kajian Hadis Man Sanna Sunnatan Hasanatan,” Islami.co, 2021.
https://muslim.or.id/19809-fatwa-ulama-makna-hadits-man-sanna-sunnahhasanah.html.
Ardiansyah, dkk. (dalam Proceeding International Seminar on Islamic Studies, 2023) — meskipun bukan artikel penuh, makalah mereka menyinggung integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pendidikan Islam kontemporer serta pentingnya inovasi digital dalam sistem pendidikan Islam.
Chasanah, U., Ventura, R. B., & Abidin, Z. “Evaluasi Pendidikan Islam dalam Perspektif Hadits Nabi (Teks Sanad, Matan Hadits, Terjemah Hadits, Biografi Rawi, Kritik Sanad).”
LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, Vol. 5, No. 2 (2025).
Eneng Nenden Lestianingsih, Hisam Ahyani, Muharir, Agus Munjirin Mukhotib Lathif, Sérgio António Neves Lousada, Naeli Mutmainah & Umi Atiqoh. “Maqāṣid al-Sharīʿah al-Shātibī in the Digital Era: Contemporary Perspectives on Halal Lifestyle and Technology in Indonesia.” Al-Mawarid: Jurnal Syariah dan Hukum, Vol. 7, No. 1 (2025).
Fadli Hariadi & Nadin Adilatul Muharomah. “Pendekatan Maqāṣid Syarīah dalam Penetapan Hukum Islam: Teori dan Aplikasi.” Al-Intifa: Jurnal Ilmiah Ilmu Syariah, Vol. 2, No. 2 (2024).
Fitria Nofiyanti & Muhammad Miftah. “Inovasi Pembelajaran Hadis: Menggali Signifikansi Melalui Metode Saintifik dan Multidisipliner.” El-Buhuth: Jurnal Penelitian Islam, V 8, No. 1 (2024).
Hamidah Malik & Mohammad Kurjum. “Eksplorasi Pendidikan Islam: Strategi Dakwah Masa Rasulullah Saw. dan Inovasi Dakwah Masa Kini dalam Tinjauan Tafsir Hadis.” Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research (SKIJIER), 2024.
HR. Bukhari, Kitab Bad’ al-Wahy, no. 1; Muslim, Kitab al-Imarah, no. 1907.
Iqbal Nursyahbani and others, ‘Maqāṣ Id Al- Nabawī : Pendekatan Ilmu Maqāṣ Id Al- Syarī ’ Ah Dalam Kajian Hadis’, 8.2 (2024), pp. 84–102.
| Jurnal Mabbicara Hadis
Imam Nawawi, Syarh Shahih Muslim, Beirut: Dar al-Ma’rifah, Jilid 7, hlm. 104–106. Interpretasi Hadis Man Sanna Sunnatan: Rekonstruksi …” MAJIM (Jurnal Penerbit
Daarul Huda).
https://jurnal.penerbitdaarulhuda.my.id/index.php/MAJIM/article/view/3843?utm_so urce
M. Solihat, D. P. Basir, A. Mubarokah & Raisa. “Maqāṣid Sharia-Based Pesantren Development Index.” Maqasid Al-Shariah Review, Vol. 2, No. 1 (2023).
Muhammad Nazir Alias, Muhammad Najib Abdullah, Mohd Farihal Osman, Nor Faizah Ismail & Mohd Sham Kamis. “The Position of Maqasid al-Shariah within Islamic Legal
Sources: A Comprehensive Analysis.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, (2024).
Muhammad Abduh Tuasikal, “Menuntut Ilmu, Jalan Paling Cepat Menuju Surga,” Rumaysho.com. https://rumaysho.com/12363-menuntut-ilmu-jalan-paling-cepatmenuju-surga.html
Mengerti.id, “Hadits tentang Keutamaan Menuntut Ilmu.”
Nursyahbani and others, ‘Maqāṣ Id Al- Nabawī : Pendekatan Ilmu Maqāṣ Id Al- Syarī ’ Ah Dalam Kajian Hadis’.
Nurhidayat, M. (2022). “Hadis-Hadis tentang Ilmu sebagai Basis Pembaharuan Pendidikan Islam.” Edukasi Islam, 10(1), 78–95.
Sunarsi, La Ode Ismail Ahmad, & Abdul Rahman Sakka. “Revitalisasi Hadis Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Merespons Krisis Pendidikan Islam Kontemporer di Indonesia.” Al-Muhīth: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits, (2025).
slamHariIni.com, “Penjelasan Hadits Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga.”
https://islamhariini.com/penjelasan-hadits-menuntut-ilmu-jalan-menuju-surga/
Siddiqi, M. (2021). “Innovation in Islamic Thought: Ethical Foundations from Hadith.” Journal of Ethics & Religion, 6(2), 89–104.
Sholeh, F. (2022). “Revitalisasi Spirit Intelektual dalam Hadis Nabi.” Tsaqafah, 18(1), 55–74.
“The Innovation of al-Najjār’s Thought in Maqāṣid al-Shari’ah.” Mimbar Agama Budaya, Vol. 38, No. 1 (2021).
Yusuf al-Qaraḍāwī, al-Ijtihād al-Mu‘āṣir, Kairo: Dār al-Syurūq.
Downloads
Published
How to Cite
Section & Issue
License
Copyright (c) 2026 Nurul Asti Rais

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
