LOGIKA DAN METODOLOGI TAFSIR: ANALISIS FILSAFAT ILMU TERHADAP KAIDAH TAFSIR
Keywords:
Al-Qur’an, Filsafat Ilmu, Kaidah Tafsir, Logika, MetodologiAbstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran logika dalam metodologi tafsir serta menelaah kaidah-kaidah tafsir melalui perspektif filsafat ilmu, khususnya pada dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research), dengan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan ilmu tafsir, logika, dan filsafat ilmu. Penelitian ini menemukan bahwa logika berfungsi sebagai instrumen epistemik yang penting dalam menjaga koherensi, konsistensi, dan validitas penafsiran Al-Qur’an tanpa menegasikan otoritas wahyu sebagai sumber utama kebenaran. Kaidah tafsir berperan sebagai kontrol metodologis yang menyeimbangkan antara rasionalitas mufassir dan batasan normatif teks suci. Secara akademik, penelitian ini merekomendasikan integrasi filsafat ilmu dalam kajian tafsir sebagai upaya memperkuat landasan ilmiah penafsiran serta meningkatkan relevansi tafsir dalam menjawab tantangan pemikiran kontemporer.
Downloads
Published
How to Cite
Section & Issue
License
Copyright (c) 2026 Nurjannah, Qarinah, Panca Sakti Kamal, Ramlan, Deby Cahya Kamila, Nurul Istina, La Ode Ismail Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

