LOGIKA DAN METODOLOGI TAFSIR: ANALISIS FILSAFAT ILMU TERHADAP KAIDAH TAFSIR

Authors

  • Nurjannah (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • Qarinah (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • Panca Sakti Kamal (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • Ramlan (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • Deby Cahya Kamila (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • Nurul Istina (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
  • La Ode Ismail Ahmad (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

Keywords:

Al-Qur’an, Filsafat Ilmu, Kaidah Tafsir, Logika, Metodologi

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran logika dalam metodologi tafsir serta menelaah kaidah-kaidah tafsir melalui perspektif filsafat ilmu, khususnya pada dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research), dengan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan ilmu tafsir, logika, dan filsafat ilmu. Penelitian ini menemukan bahwa logika berfungsi sebagai instrumen epistemik yang penting dalam menjaga koherensi, konsistensi, dan validitas penafsiran Al-Qur’an tanpa menegasikan otoritas wahyu sebagai sumber utama kebenaran. Kaidah tafsir berperan sebagai kontrol metodologis yang menyeimbangkan antara rasionalitas mufassir dan batasan normatif teks suci. Secara akademik, penelitian ini merekomendasikan integrasi filsafat ilmu dalam kajian tafsir sebagai upaya memperkuat landasan ilmiah penafsiran serta meningkatkan relevansi tafsir dalam menjawab tantangan pemikiran kontemporer.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Nurjannah, Qarinah, Panca Sakti Kamal, Ramlan, Deby Cahya Kamila, Nurul Istina, & La Ode Ismail Ahmad. (2026). LOGIKA DAN METODOLOGI TAFSIR: ANALISIS FILSAFAT ILMU TERHADAP KAIDAH TAFSIR. Jurnal Living Qur’an, 1(2), 90–100. Retrieved from https://jurnal.saorajahadisinstitute.or.id/index.php/jlq/article/view/184

Section & Issue

Most read articles by the same author(s)