Kajian Tokoh Hadis Kontemporer: Analisis Metodologi Penafsiran Hadis Dalam Konteks Modern
Keywords:
Tokoh hadis kontemporer, metodologi penafsiran, maqāṣid al-syarī‘ahAbstract
Abstrak
Kajian terhadap tokoh hadis kontemporer menjadi penting dalam rangka memahami dinamika metodologi penafsiran hadis di era modern. Artikel ini bertujuan menganalisis pendekatan dan metodologi yang digunakan oleh beberapa tokoh hadis kontemporer dalam menafsirkan hadis terhadap realitas sosial-keagamaan saat ini. Melalui studi pustaka dan analisis tekstual, penelitian ini mengidentifikasi karakter metodologis yang digunakan sejumlah tokoh seperti Fazlur Rahman, Yusuf al-Qaradawi, dan Muhammad al-Ghazali dalam merekonstruksi pemahaman hadis secara kontekstual tanpa mengabaikan otoritas sanad dan matan. Penelitian ini menemukan bahwa mereka menggunakan pendekatan integratif yang memadukan pemahaman historis dengan tuntutan maqāṣid al-syarī‘ah, sehingga memberikan ruang bagi kajian hadis agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman terutama pada isu-isu kontemporer seperti gender, pluralisme, dan hak asasi manusia (HAM). Hasil kajian menunjukkan bahwa penafsiran hadis kontemporer bukan hanya sekadar mengulang pendekatan klasik, tetapi menghadirkan tawaran metodologis baru yang relevan bagi pengembangan studi hadis ke depan. Artikel ini menegaskan pentingnya pemaknaan hadis yang selaras dengan konteks sosial modern agar tetap responsif dan aplikatif bagi umat Islam masa kini.




