MEMBANGUN PIAGAM MADINAH SEBAGAI KONSTITUSI MULTIKULTURAL PERTAMA: KAJIAN HISTORIS DAN RELEVANSINYA BAGI INDONESIA

Authors

  • Haerunnisa (UIN Alauddin Makassar)
  • Asmini Nurlette (UIN Alauddin Makassar)
  • Anggun Cahyani (UIN Alauddin Makassar)

Keywords:

Piagam Madinah, Konstitusi, Multikultural, Sejarah, Relevansi, Indonesia

Abstract

Penelitian ini membahas Piagam Madinah sebagai konstitusi multikultural pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di Madinah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai multikultural yang terkandung dalam Piagam Madinah serta relevansinya terhadap kehidupan masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber literatur, jurnal, dan dokumen sejarah Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piagam Madinah mengandung prinsip persamaan hak, toleransi, kebebasan beragama, kerja sama sosial, dan keadilan bagi seluruh kelompok masyarakat tanpa membedakan suku maupun agama. Piagam Madinah menjadi bukti bahwa Islam sejak awal telah mengajarkan kehidupan bermasyarakat yang damai dan menghargai keberagaman. Oleh karena itu, nilai-nilai dalam Piagam Madinah relevan dijadikan landasan dalam membangun masyarakat multikultural di era modern.

Downloads

Published

2026-06-19